Dewi Kurniawati, seorang ibu rumah tangga asal Tasikmalaya, Jawa Barat, merupakan sosok inspiratif di balik kesuksesan Bakery Dewi. Kisah beliau dimulai sejak tahun 2013, ketika ia sering mencoba-coba resep kue sebagai hobi di sela aktivitasnya sehari-hari. Tidak pernah terbayang sebelumnya kue-kue hasil olahannya akan menjadi cikal bakal usaha roti & kue yang kini dikenal luas di Tasikmalaya dan sekitarnya.
Berawal dari pesanan kue ulang tahun teman anaknya, Dewi mulai mendapat banyak permintaan dari tetangga dan kerabat. Modal awalnya pun sangat sederhana, hanya alat-alat dapur seadanya, oven kecil, dan resep yang ia modifikasi sendiri. Keputusan berani untuk mulai menerima pesanan skala kecil menjadi momentum penting dalam perjalanan bisnisnya.
Tidak ada sukses tanpa perjuangan. Dewi sempat merasa kesulitan dalam hal membagi waktu antara mengurus keluarga dan menjalankan usaha rumahan. Keterbatasan modal seringkali membuatnya harus menahan keinginan membeli peralatan baru. Namun ia tidak menyerah. Ia konsisten menjaga kualitas produk, serta memperhatikan rasa dan presentasi setiap kue yang dibuat.
Berbagai tantangan juga datang dari persaingan usaha bakery di Tasikmalaya yang cukup ketat. Banyak pelaku usaha sejenis menawarkan produk serupa. Namun, Dewi tetap percaya diri dengan ciri khas kue buatannya: rasa lezat, bahan premium, dan harga bersaing.
Salah satu kunci sukses Dewi Kurniawati terletak pada keberaniannya berinovasi. Ia tidak hanya menyediakan produk bakery konvensional seperti bolu atau roti tawar, namun juga merancang kreasi kue kekinian, seperti aneka cake dengan topping unik, donat kekinian, serta dessert box yang sedang tren di kalangan anak muda.
Setiap peluncuran menu baru selalu mendapat respons positif dari pelanggan. Rahasianya adalah keterbukaan terhadap masukan dan keinginan pasar. Melalui media sosial, Dewi sering mengadakan survei kecil-kecilan seputar varian rasa favorit atau desain kue ulang tahun yang diinginkan pelanggan. Pendekatan personal inilah yang membuat Bakery Dewi cepat dikenal.
Di era digital yang serba cepat, Dewi juga memanfaatkan teknologi untuk memasarkan produknya. Ia mulai aktif di Instagram dan WhatsApp, membagikan foto-foto menarik hasil kue dan roti buatannya. Setiap kue yang dikirim ke pelanggan juga selalu dikemas dengan cantik sehingga Instagramable dan layak diposting.
Kerja sama dengan layanan pengantaran online lokal membantu Bakery Dewi meningkatkan jangkauan pasar. Ia juga memberanikan diri membuka pre-order untuk produk musiman, seperti hampers lebaran, kue natal, dan bingkisan ulang tahun. Keberaniannya dalam mengambil peluang ini membuat Bakery Dewi menjadi salah satu bakery rumahan terdepan di Tasikmalaya.
Menariknya, selama masa pandemi COVID-19, ketika banyak usaha lain mengalami penurunan omzet, justru Bakery Dewi mengalami lonjakan permintaan. Banyak warga yang memilih merayakan momen spesial di rumah dengan memesan kue secara online. Dewi dan tim kecilnya bekerja keras memenuhi pesanan sambil tetap memperhatikan protokol kesehatan.
Seluruh proses transaksi dibuat nontunai dan pengantaran contactless. Pandemi justru membawa berkah tersendiri dan mendongkrak nama Bakery Dewi karena masyarakat semakin mengenal layanan kue rumahan berkualitas tinggi.
Setelah usahanya berkembang, Dewi tidak lupa berbagi berkah dengan memberdayakan ibu-ibu di sekitar tempat tinggalnya. Ia merekrut beberapa ibu rumah tangga sebagai tim bakery untuk membantu produksi atau pengemasan pesanan. Melalui pelatihan singkat, para ibu kini turut mendapatkan penghasilan tambahan. Dewi juga kerap membagikan tips wirausaha melalui pertemuan warga setempat.
Berkat kegigihannya membangun usaha dari nol, Dewi Kurniawati kini sering diundang sebagai narasumber dalam pelatihan UMKM di Tasikmalaya maupun melalui webinar nasional. Kisahnya pun beberapa kali diliput media lokal, memperkuat citra Bakery Dewi sebagai bisnis kue inspiratif yang lahir dari kota kecil dengan dampak besar.
Sepanjang perjalanan usahanya, terdapat beberapa prinsip yang selalu dipegang oleh Dewi Kurniawati sebagai resep sukses, yaitu:
Bagi Dewi, bisnis bukan hanya soal keuntungan finansial, melainkan juga sarana untuk memberi manfaat bagi banyak orang. Itulah mengapa banyak pelanggan setia tetap memilih Bakery Dewi, meski banyak pilihan bakery lain di Tasikmalaya.
Ke depan, Dewi ingin mengembangkan Bakery Dewi menjadi usaha skala menengah dengan lini produksi lebih besar, tanpa kehilangan sentuhan homemade yang telah menjadi ciri khasnya. Ia juga merencanakan membuka kelas pelatihan pembuatan bakery secara daring, agar lebih banyak masyarakat bisa belajar dan mandiri secara ekonomi.
Dewi Kurniawati membuktikan, dengan modal keterampilan, semangat pantang menyerah, dan keberanian mencoba, siapa pun bisa sukses memulai bisnis dari rumah. Kisahnya sangat relevan untuk menginspirasi generasi muda Tasikmalaya dan seluruh Indonesia untuk terus berkarya dan berinovasi di bidang apapun.