Admin 04 Jun 2026 03:32
admin #umum

 

Kisah Sukses Euis Sumiati dan Kue Tradisional Euis di Tasikmalaya, Jawa Barat

Awal Perjalanan Euis Sumiati

Euis Sumiati adalah seorang perempuan inspiratif asal Tasikmalaya, Jawa Barat, yang dikenal sebagai pengusaha kue tradisional. Kisah suksesnya tidak dimulai dari kemudahan, namun dari kerja keras, ketekunan, dan keberanian mengambil langkah di tengah keterbatasan.

Sejak kecil, Euis dididik untuk mandiri oleh orangtuanya yang berprofesi sebagai pedagang kue di pasar Cikurubuk, Tasikmalaya. Ia terbiasa membantu sang ibu membuat dan menjual kue-kue tradisional seperti kue bugis, onde-onde, dan kue putu. Dari pengalaman inilah Euis mulai memahami seluk-beluk dunia kuliner khas Sunda.

Mendirikan Usaha Kue Tradisional Euis

Tahun 2010 menjadi tonggak penting bagi Euis. Modal awalnya hanya resep warisan ibu serta tekad kuat untuk sukses. Ia mulai memproduksi kue di dapur rumah, dibantu oleh keluarga. Kue tradisional yang dibuat Euis lalu dijajakan di SD, warung-warung, hingga ke pasar tradisional.

Usaha kecil ini lambat laun dikenal sebagai Kue Tradisional Euis. Euis tidak hanya mempertahankan rasa otentik, namun juga memastikan kue-kue buatannya tetap higienis dan dikemas menarik. Pelanggan mulai bermunculan dari berbagai penjuru kota Tasikmalaya, bahkan ada yang membeli dari luar daerah.

Resep Rahasia dan Cita Rasa

Keistimewaan kue tradisional Euis terdapat pada resep turun temurun yang tetap dijaga serta pemilihan bahan berkualitas. Setiap kue dibuat secara manual, dan Euis selalu menekankan kualitas rasa sebagai prioritas utama. Ia percaya bahwa kue tradisional harus mampu membangkitkan kenangan masa kecil warga Tasikmalaya.

“Saya selalu berusaha menjaga rasa dan kualitas, supaya pelanggan tidak kecewa dan tetap rindu akan kue-kue asli Tasikmalaya,” ujar Euis Sumiati.

Ragam Kue Tradisional Euis

Usaha Euis menawarkan beragam jenis kue tradisional, antara lain:

  • Kue Bugis
  • Kue Putu
  • Wajit
  • Kue Titiler
  • Onde-Onde
  • Kue Naga Sari
  • Getuk Lindri
  • Kue Lupis
  • Kue Cincin
  • Kue Apem

Kue-kue tersebut tidak hanya menjadi menu camilan bagi masyarakat, namun juga menjadi sajian khas dalam acara hajatan, arisan, dan perayaan tradisional di Tasikmalaya.

Inovasi dan Tantangan

Perjalanan Euis tidak selalu mulus. Ia pernah mengalami penurunan omzet di masa pandemi, bahkan kesulitan mencari bahan baku. Namun, Euis tidak menyerah. Ia melakukan beberapa inovasi:

  • Menjual kue secara online di media sosial dan marketplace lokal
  • Mengemas kue dalam kemasan higienis dan menarik
  • Memperkenalkan varian kue baru dengan cita rasa berbeda namun tetap mempertahankan kue tradisional

Dengan strategi tersebut, Euis berhasil mengatasi tantangan dan membuat usahanya tetap bertahan serta berkembang.

Pemberdayaan Masyarakat

Kisah Euis Sumiati tidak hanya sebatas keuntungan pribadi. Ia memberdayakan ibu-ibu rumah tangga di sekitar rumahnya, melibatkan mereka dalam proses produksi kue. Upaya ini turut membantu perekonomian masyarakat setempat dan meningkatkan keterampilan para pekerjanya.

Saat ini, Kue Tradisional Euis telah mempekerjakan lebih dari 20 orang tenaga kerja, yang terdiri dari perempuan dan ibu rumah tangga. Mereka bekerja secara bergantian, mulai dari pembuatan kue hingga proses pengemasan.

Pengakuan dan Prestasi

Usaha Euis semakin berkembang dan dikenal, bahkan beberapa kali mendapat penghargaan dari pemerintah daerah sebagai UMKM berprestasi. Ia juga sering diundang dalam pelatihan UMKM untuk membagikan pengalamannya kepada pegiat usaha lainnya.

Euis kerap menjadi narasumber pada acara seminar di Tasikmalaya, membagikan tips berwirausaha dan menginspirasi generasi muda agar melestarikan kue tradisional.

Dampak Sosial dan Budaya

Selain sukses secara ekonomi, usaha kue tradisional Euis memberi dampak sosial dan budaya yang besar. Kue-kue tradisional hasil produksi Euis menjadi bagian penting dalam pelestarian kuliner khas Sunda. Anak-anak dan remaja Tasikmalaya kini semakin mengenal aneka jajanan lokal, sehingga identitas kuliner daerah tetap terjaga.

Euis juga menginisiasi program pelatihan pembuatan kue bagi anak muda dan pelajar, agar mereka mengetahui dan mampu membuat sendiri kue tradisional pada masa mendatang.

Harapan Euis Sumiati

Kedepannya, Euis Sumiati berharap agar usaha kue-kue tradisional semakin diminati dan bisa bersaing dengan produk modern. Ia juga bercita-cita untuk membuka gerai kue Euis di berbagai kota di Jawa Barat, agar semakin banyak masyarakat merasakan kelezatan dan khasnya kue-kue tradisional Tasikmalaya.

“Saya ingin kue tradisional Sunda tetap hidup di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari identitas Tasikmalaya,” tutup Euis Sumiati.

Kesimpulan

Kisah sukses Euis Sumiati merupakan contoh nyata bahwa usaha, keuletan, dan semangat untuk melestarikan budaya lokal dapat membawa keberhasilan. Kue Tradisional Euis menjadi simbol perjuangan UMKM di Tasikmalaya sekaligus pelestari kekayaan kuliner Indonesia. Melalui dedikasi dan inovasi, Euis berhasil membangun bisnis yang bukan hanya menguntungkan, namun juga bermanfaat bagi masyarakat dan warisan budaya.

Sosok Euis Sumiati mengajarkan bahwa kesuksesan bisa diraih oleh siapa saja yang berani bermimpi dan bekerja keras. Kisahnya menjadi inspirasi bagi banyak pegiat usaha dan generasi penerus di Jawa Barat dan Indonesia.

*Semua informasi di halaman ini bersumber dari data yang tersedia secara online dan disadur untuk menjadi konten edukatif dan inspiratif. Jika ada ketidaksesuaian informasi, harap dilaporkan via link kontak kami untuk dapat diadakan revisi.

Kisah Sukses Euis Sumiati Dan Kue Tradisional Euis Di Tasikmalaya Jawa Barat


admin
Admin
2026-06-04 03:32:06

Kisah Sukses Euis Sundari Dan Bakery Euis Di Tasikmalaya Jawa Barat


admin
Admin
2026-06-04 03:32:06

Kisah Sukses Euis Nurhayati Dan Bakery Euis Di Tasikmalaya Jawa Barat


admin
Admin
2026-06-04 03:32:06

Kisah Sukses Euis Suryani Dan Kue Suryani Di Tasikmalaya Jawa Barat


admin
Admin
2026-06-04 03:32:06

Kisah Sukses Elin Sundari Dan Kue Elin Di Tasikmalaya Jawa Barat


admin
Admin
2026-06-04 03:32:06